Kembali ke Daftar
Kursi Batu Angin Malam: Bersatu
Bangku batu khas yang pendek dan lebar dengan kain ungu di atasnya, sering ditemukan di suku "Penguasa Angin Malam". Konon katanya, "Penguasa Angin Malam" duduk bersila di tanah agar bisa mencapai kesatuan antara tubuh dan pikiran. Karena pengaruh ini, sebagian besar bangku di suku "Penguasa Angin Malam" adalah bangku batu tanpa sandaran. Bangku batu ini tidak hanya menyediakan area duduk yang lebar dan stabil, tapi juga membantu pengguna mengencangkan otot perut agar dapat tetap fokus dan mengurangi gangguan dari dunia luar.

