Selebaran Bergambar Wajah Tersenyum
Content
Selebaran Bergambar Wajah Tersenyum
Lihat, kamu mengikuti rasa ingin tahu dan takdirmu untuk mengambil selebaran ini. Kami tahu kamu sedang mencari sedikit penghiburan. Mungkin kamu hanya lelah dengan kehidupan yang monoton atau hampir tidak mampu bertahan melewati masa-masa sulit? Kami punya solusi. Jangan buru-buru pergi. Aku jamin, tidak akan menipumu dengan obat yang khasiatnya tidak jelas, jimat yang akan menghabiskan delapan puluh persen tabungan Credit-mu, atau botol-botol aneh lainnya. Solusi yang kubicarakan di sini adalah aksi paling alami dan sehat di alam semesta, hal indah yang secara naluriah dipahami oleh semua orang sejak lahir .... Tersenyum. Mungkin kamu akan membantah, aku kan lagi tidak bahagia, bagaimana aku bisa tersenyum? Salah! Percaya atau tidak, sebenarnya cara kerjanya justru terbalik. Tetaplah tersenyum, dan kebahagiaan akan menghampirimu. Biar kuceritakan sebuah kisah: Tak lama yang lalu, ada seorang ploo yang menjalankan sebuah toko. Dia buka pada pagi dan tutup saat sore hari, tapi hampir tidak ada pembeli. Dia tidak menghasilkan banyak kredit dan murung sepanjang hari, yang justru membuat orang-orang semakin menghindarinya. Sampai dia menemukan selebaran kami (versi sebelumnya — kami selalu memperbarui cerita kami!). Dia ragu-ragu, tapi tetap mencobanya karena hidupnya tidak mungkin lebih buruk lagi. Dia mulai tersenyum pada setiap pelanggan. Orang-orang mulai membicarakannya dan bertanya-tanya apakah dia mengalami hal yang menyenangkan. Cara itu berhasil, tapi dia segera menyadari tersenyum sepanjang waktu adalah pekerjaan yang berat dan mulai meragukannya. Ketika kami mendengar tentang perjuangannya, kami langsung datang untuk memberikan bantuan sebanyak mungkin. Tak lama setelah itu, pelanggannya meningkat seribu kali lipat. Saat ini, dia masih tersenyum dari lubuk hatinya, benar-benar menggembirakan. Sampai di sini, apakah kamu mulai tertarik? Jika kamu ingin tahu lebih lanjut tentang rahasia untuk bisa tersenyum setiap saat, silakan li .... (Bagian selanjutnya telah disobek)
